Minggu, 05 Januari 2014

Cara Memilih Ayam Bangkok

bagi sobat sobat yang gemar ayam bangkok saya punya saran nih.. , ada 13 langkah mencari ayam yang baek..

- Pertama kita lihat bagian kepala, ayam biasanya kalo berjengger besar bulat dan lebar itu ciri ciri ayam bermental super. dari pengamatan saya ketika melihat kalangan aduan di tegal-slawi kebanyakan ayam lari ketakutan itu ayam yang berjengger kecil.

- Yang kedua warna kulit ayam yang baik itu merah terang ngga pucat serta halus tidak kasar. itu menandakan ayam itu sehat dan siap tarung.

- ke tiga batok kepala sedang.. , karna kalo ayam bangkok berkepala besar itu bodo dalam mengatur serangan. contohnya ketika tarung polanya itu nggak kreatif walaupun mentalnya lumanyan bagus.. , sedangkan ayam berkepala kecil itu pintar tetapi cenderung licik, suka memilih lawan dan tarungnya laga (lari lari kaya jaranan) walaupun pintar dalam pola pertarungan. jadi yang paling baik itu ayam dengan kepala sedang.. ,

- ke empat leher atau tulang leher  kalau dipegang itu nggregel atau mbalung dan rapat.. , trus klo dipegang dari depan lehernya nahan dan tegang. itu mencirikan ayam polanya atas jarang kebawah sekalipun kebawah pasti meluk lawan dan kerja kiri kanan..,

- ke lima tulang antar leher dan pundak rapat.., itu menandakan ayam pukulan keras serta tenaganya super power.

- ke enam sayam rapat.., itu menandakan ayam sesah diserang dari belakan karna tak ada ruang untuk kepala musuh menerobos/umpetan di sayap.., jangan lupa sayap juga panjang sampai brutu/pangkal buntut.. karna itu sangat berpengaruh pada pukulan atas ayam.. ,
ke tujuh dada atau tulang dada lebar dan panjang karna itu membuat napas ayam panjang dan ayam terlihat gagah..,

- ke tujuh angkat kedua sayap ayam lihat bagian atas/punggung ayam.., ayam yang bagus punggungnya datar.. , sebenernya itu tergantung cara pemberian makan dan tudurnya ayam.. , kalo ayam usia 1-4 bulan di usahakan makanannya diukur mengkuti tinggi dadanya jangan terlalu kebawah dan jangan beri tingkringan pada ayam usia 1-4 bulan karna ayam punggungnya akan mlorod dan bungkut.. , itu sangat berpengaruh dengan pola tarunggya..,

- ke delapan lihat brutu atau tempat tumbuh bulu buntut.., kalo brutunya besat dan meber /tak ada rongga dengan tulang itu pukulannya keras dan sering mukul/ pukulan 2 banding 1.. , kalo ngga mebet itu ayam jarang mukul / pasif/pukulan1 banding 2 dan sering nunggu musuh mukul dulu baru mbales malah kadang kadang diem ngga mbales...,

- ke sembilan cari kaki ayam yang pahanya kalo diliat dari samping besar dari depan tipis.. , itu sangat membantu dalam memukul lawan.. ,

- ke sepuluh cari ayam yang sisiknya jejer 3 matanya lebih awas dan jarang kena jalu matanya.. ,

- ke sebelas cari ayam dengan jalu jejer dengan jari belakang ayam dan tidak melengkung/lurus.. , karna jenis jalu seperti itu pasti jalunya main.. ,walaupun jalunya kecil/besar.. ,

- ke dua belas cari ayam yang sisik di jari kakinya pecah pecah/dobel. 

- ke tiga belas cari ayam yang bulu rawisnya itu rata dari leher, pundak, sayap dan punggung.. , serta tembus sampai bawah leher dan bawah sayap.


Mungkin hanya itu yang ane bisa kasih tau kalo ada yang bingung tinggal comen ajah... , ok..
oya ngga ada yangga mungkin.. , buktinya saya dapet ayam kya gitu.. ,
 jengger bunder gede lebar
 badan tegap sayap rapat dan sampe brutu.. tpi itu sayap ane potong biar cepet gemuk
 badan panjang
 brutu besar dan mebed
 sisik jejer tiga dan jari kaki sisiknya pecah pecah
loh.. , kalo ini bibitan ayam ane baguk kan.. , sapa yang mau.. , hhehehe

Selasa, 21 Mei 2013

Vidio caplin dan petir

video
video

Minggu, 05 Mei 2013

foto dan video ayam bangkok koleksiku

Petir Menang 4 kali
 Vidio Gareng & babon cetak

video

Cara Memandikan ayam Bangkok

Berikut cara Memandikan Ayam Saat Bertarung/ Diadu:
Sebelum dimandikan ayam terlebih dahulu lendir di tenggorokan dikeluarkan dgn memasukkan bulu ayam sambil diputar sampai tenggorokannya bersih dari lendir

Pd saat ayam diberi minum jangan berlebihan karena ayam akan muntah saat diadu, selain itu jangan sampai hidung ayam terlalu banyak kemasukan air karena akan sangat berpengaruh pd pernafasan ayam.

Basahi bagian kepala, dada, leher, bagian bawah/ketiak & bagian atas/pangkal sayap sampai pd bagian pantat (kloaka) & paha, dianjurkan jangan sampai membasahi sayap. Kemudian keringkan ayam stlh kelihatan seperti menggigil kedinginan, jangan sampai ayam menggigil terlalu lama.

Pada babak kedua sebaiknya ayam jangan dulu diberi minum atau dikeluarkan lendirnya, yg harus dilakukan pertama kali adalah mendinginkan badan ayam bangkok dgn cara menempelkan kain/ spons yg sudah dibasahi air ke bagian dada, ketiak, & pantat ayam, lakukan terus sampai nafas ayam stabil/ tidak  “ngos-ngosan” , setelah itu keluarkan lendirnya & berikan minum.

Kita juga harus melihat kondisi ayam setelah pertarungan pd babak pertama. Jika ayam menderita banyak luka dibagian kepala akibat terkena taji lawan, sebaiknya jangan dicuci atau dibasahi dgn air secara langsung, karena akan menambah rasa sakit ayam pd lukanya, cukup dibersihkan & dikompres dgn kain tidak teralu basah.

Pd babak selanjutnya cara memandikan ayam biasanya sama seperti pd babak kedua, hanya saja  ayam tidak perlu lagi dibasahi terlalu lama. Jangan sampai ayam menjadi berat karena terlalu basah, karena tenaga ayam sudah banyak terkuras & stamina yg sudah mulai menurun.

 Artikel lain:

Mata Ayam Bangkok Terkena jalu

Mata pecah saat bertarung bukan hal yang tidak mungkin terjadi pada ayam bangkok. Sebagai ayam petarung, risiko apa pun tentu bisa saja terjadi. Dari hanya sekadar luka lecet, sobek, cacat, bahkan sampai mati. Untuk meminimalisasi risiko-risiko seperti itu, ada baiknya pemilik memiliki berbagai informasi tentang penanganan, pengobatan, dan perawatan yang bisa dilakukan. Hal semacam ini dapat dimanfaatkan ketika ayam miliknya mengalami musibah saat bertarung. Luka ringan mudah ditangani. Biasanya setelah luka dibersihkan, cukupdioles dengan obat merah atau antiseptik. Atau, bila luka agak parah, misalnya sobek yang dalam, bisa ditutup dengan plester atau kalau perlu dibalut. Dalam beberapa hari luka segera sembuh kembali. Akan tetapi, luka yang kelewat parah tentunya memerlukan penanganan dan pengobatan khusus dan lebih variatif, bergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Ini perlu dilakukan agar ayam terhindar dari kemungkinan cacat, seperti pincang, buta, dan sebagainya. Andai ini terjadi, ayam yang sudah kerap menjadi pemenang bisa terancam "pensiun". Saat ayam berlaga di kalangan, tidak jarang bagian kepala mendapat serangan. Termasuk bagian mata. Apabila lawan yang dihadapi merupakan ayam jalu, yaitu ayam yang bersenjatakan taji di kakinya, bukan tidak mungkin bagian mata menjadi sasaran serangan. Pada kondisi yang berbahaya, bisa saja taji merobek mata. Jika hal seperti ini terjadi, risiko cacat sangat tinggi. Ayam bisa menjadi rabun atau bahkan buta sama sekali. Bila ini terjadi, selain kemampuan bertarungnya berku-rang, penampilannya pun menjadi buruk dengan mata buta atau berlubang mengerikan. Keadaan ini memang tidak mustahil terjadi. Mata yang robek dan tidak segera ditangani biasanya akan cepat memburuk kemudian lepas dan berlubang. Diberi obat merah, antiseptik, atau obat mata tentu kurang tepat. Oleh karena itu, perlu dilakukan alternatif lain untuk mencegah memburuknya tingkat keparahan luka.
 Alternatif sederhana dan mujarab sebenarnya bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak hanya mencegah memburuknya luka, tetapi justru berefek menyembuhkan. Cara tradisional ini pada dasarnya sudah dipraktekkan pada hewan ternak lain yaitu kambing. Kambing yang diobati memang tidak luka, hanya sakit dan belekan serta rabun. Ternyata mata kambing bisa normal kembali setelah ditetesi dengan getah tanaman kelor. Akhirnya cara ini pun digunakan oleh seorang penggemar ayam untuk mengatasi mata pecah ayam kesayangannya karena terkena taji lawan. Dalam waktu relatif singkat, mata ayam sudah bisa sembuh. Walaupun tidak 100% normal, tetapi ayam masih mampu berlaga. Tanaman kelor Kelor merupakan tanaman tahunan yang biasanya tumbuh liar. Nama ilmiahnya adalah Moringa oleifera. Sosoknya berupa pohon yang tumbuh membengkok dengan ketinggian mencapai 3-10 m.
Di kebun, tanaman kelor lebih terlihat bersosok semak yang tidak terlalu tinggi. Daunnya berupa daun majemuk yang panjangnya antara 20-60 cm. Sirip daun pada orde pertama terdiri dari 8-10 pasang anak daun. Masing-masing anak daunnya juga bertangkai. Sementara setiap lembar daunnya berukuran kecil-kecil dengan panjang 1-3 cm, berbentuk bulat telur, oval, atau bulat telur terbalik. Warnanya hijau dengan tepian rata. Bunganya berbentuk malai sepanjang 10-30 cm berwarna putih kekuningan. Sementara buahnya bersudut tiga dengan panjang kurang lebih 20-45 cm. Tanaman kelor berasal dari pegunungan Himalaya. Kini tumbuhan tersebut sering dimanfaatkan sebagai pohon pendukung di kebun sirih. Kadang-kadang daun dan buah mudanya dibuat sayur bening sebagai teman menyantap nasi. Hanya rupanya manfaatnya sebagai tanaman sayur kurang begitu populer karena lebih sering digunakan sebagai campuran air untuk memandikan jenazah. Menurut kepercayaan, campuran tersebut dimaksudkan untuk membuang jimat-jimat yang melekat. Terlepas dari benar tidaknya kepercayaan itu, kelor ternyata juga sudah dimanfaatkan pula sebagai tanaman obat. Daun kelor yang telah ditumbuk halus bila diborehkan pada luka dapat mempercepat proses penyembuhan. Jika digunakan sebagai obat kompres dapat menurunkan panas badan akibat demam. Bisa jadi tanaman kelor mengandung semacam zat antibiotik yang dikenal sebagai zat pencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Cara pemberian Pada dasarnya bagian tanaman kelor yang digunakan untuk mengobati mata pada ayam bangkok adalah getahnya. Getah tanaman tersebut berwarna putih bening. Cara memberikannya relatif mudah. Cukup dengan meneteskan getah tersebut pada mata yang sakit. Pemberiannya tidak banyak, cukup 1-2 tetes saja. Umumnya getah yang dipakai adalah getah yang terdapat pada tangkai daun. Pada kasus ayam bangkok atau keturunannya yang mengalami mata pecah hendaknya diobati sesegera mungkin. Apabila terlambat satu hari saja, biasanya sulit untuk sembuh karena mata sudah telanjur memburuk. Sebaliknya dengan penanganan secepatnya, yaitu tidak lebih dari satu hari, penglihatan ayam masih mungkin tertolong walau harus berkurang ketajamannya. Begitu ayam terluka atau bahkan pecah terkena jalu alias taji lawan, segera teteskan getah tanaman kelor. Ambil tangkai daun atau tangkai anak daun yang berukuran sedang (tidak terlalu tua ataupun terlalu muda). Buang lembaran daunnya, lalu potong tangkai secukupnya hingga getah yang dikeluarkan mencapai dua tetes. Untuk mempermudah keluarnya getah, ujung tangkai ditiup sekuatnya sementara ujung lainnya sudah siap di atas mata yang luka. Setelah tetesan dirasa cukup menyebar di dalam mata, segera mata ayam ditutup dengan plester. Mata dibiarkan tertutup selama satu hari penuh. Biasanya kurun waktu tersebut telah memungkinkan mata ayam untuk sembuh. Bila masih tampak bengkak bisa ditetesi dan ditutup kembali. Penanganan mata pecah pada ayam bangkok atau keturunannya dengan menggunakan getah tanaman kelor sudah penulis buktikan sendiri. Hasilnya memang manakjubkan. Mata ayam yang pecah bisa kembali sembuh. Walaupun bulatan hitamnya tidak sebulat sebelumnya, tetapi ayam masih mampu bertarung. Bisa jadi penglihatannya berkurang, tetapi terhindar dari cacat yang merusak sosok penampilannya.  (Aves)

Artikel lain:

Selasa, 13 November 2012

Melatih ayam bangkok supaya otot-otonya kuat

Cara melatih ayam bangkok supaya otot-ototnya kuat

  banyak sekali variasiya, cara paling benar adalah dengan sering main ke arena gelanggang & ke kandang teman-teman sesama pecinta ayam bangkok , maka kita akan dapat menyerap ilmu yg diterapkan. Latihan dasar untuk pembentukan otot ayam bangkok polanya & cara bermacam-macam.

Cara  1: Untuk menguatkan kuda-kuda ayam bangkok & otot sayap ada yg memasukkan ayam bangkok dlm kurungan kemudian digantung 1 m dgn tali & diputar perlahan, biasakan ayam bangkok dlm kondisi tersebut tiap hari selama 5 jam.

Cara  2: Tiap malam ayam bangkok ditaruh pada tali karet/ tali tambang yg lentur & selalu bergerak sehingga kaki ayam bangkok akan terbiasa mencengkeram kuat & selalu terjaga untuk tidak terjatuh.

Cara 3: Dengan cara mengkondisikan ayam bangkok selalu loncat ke atas sampai beberapa kali, caranya yaitu pada sore/malam hari ayam bangkok dimasukkan ke gulungan karet dgn diameter 1 m dgn tinggi 70 cm (bisa pakai karet geber), ayam bangkok yg dimasukkan akan berusaha keluar & meloncat ke bibir karet masukkan lagi sampai beberapa kali.

Yang terpenting adl porsi latihan yg disesuaikan dgn kondisi ayamnya yg diimbangi dgn ransum & suplemen vitamin yg berimbang. Jika latihan tidak terukur maka justru akan merusak ayam Bangkok. Teknik melatih & merawat ayam bangkok bisa berbeda tetapi tujuanny

Cara merawat fisik ayam bangkok aduan

Cara merawat fisik ayam bangkok aduan
Saat memelihara ayam bangkok aduan anda pasti akan memaksimalkannya dengan kemampuan anda untuk mendapatkan hasil  yang benar benar bagus dan untuk harga yang bisa meningkat karena kualitas ayam saat bertarung ketika memukul lawan tandingnya
Ada beberapa hal yg harus diperhatikan dalam merawat fisik ayam bangkok aduan diantaranya adalah : Kondisi otot dan bobot ideal tubuhnya. Mirip banget seperti layaknya seorang petinju yg harus memperhatikan berat tubuhnya sendiri.
Secara umum Bila bobot tubuh bertambah, pukulan akan semakin keras tapi kelincahan dan kecepatan pukul akan berkurang. Bila bobot tubuh berkurang, maka pukulan akan lebih 'ringan' tapi kelincahan dan kecepatan pukul bertambah.
Sekarang tinggal dilihat type seperti apa ayam yang anda miliki, Bila mengandalkan pukulan jalu tajam, anda cenderung mementingkan kelincahan dan kecepatan pukulnya (bobot tubuh jangan terlalu berat).

Kalau ayam type teknik kalem dan pukul berat, maka lebih baik bobot tubuh ditambah untuk lebih mengoptimalkan kerasnya pukulan.
Jadi semua tergantung kombinasi type teknik dan pukul ayam masing2. Kita hanya bisa mengarahkannya menjadi lebih optimal. Bukan merubah type ayam tsb.
Harus diingat ditambah atau dikuranginya berat tubuh dalam arti jangan terlalu extrim menaikan dan menurunkannya. Cukup max. 1 ons saja tiap minggunya. Jadi jangan terlalu drastis. Harus bertahap dan selalu dipantau perkembangan tiap minggunya. Agar ayam tidak cepat lelah (stamina bagus) jalan terbaik adalah latihan yang cukup dan terprogram. Suplement hanya sebagai penambah semangat, tenaga, dan pemulihan kondisi. Mungkin memang ada suplement yang bisa menambah stamina. Tapi tidak terlalu signifikan pertambahan staminanya, apalagi bila tidak diimbangi latihan yg intensif.
Untuk vitamin dan jamu penambah energi, bisa dipakai yg utk manusia seperti Vatigon, pil kita, hemaviton, kuku bima TL, jamu pegal linu, dll. Dikombinasikan dengan protein yg cukup antara lain seperti telur + madu.
 
TEMPLATE ERROR: Error during evaluation of Angga Pratama